enterpreneur / tokoh

Berawal Dari Tugas Mata Kuliah, Kini Beromset 15 Juta Sebulan

Sebagai pecinta yoghurt, saya suka sekali berburu minuman ini mulai dari yang ada di pinggir jalan hingga tempat makan yang marak dikunjungi anak muda seperti Surabi Imut. Minuman ini memiliki cirri khas tersendiri. Selain rasa asam yang unik, berbagai campuran rasa buah menambah nikmat kudapan yang satu ini. Ternyata, didaerah dekat kampus III Universitas Muhammdiyah Malang (UMM) terdapat waralaba youghurt yang menawarkan youghurt dengan tampilan yang berbeda.

Tidak hanya menyediakan yoghurt dengan berbagai rasa, tetapi juga memberi topping jeli agar terasa lebih segar. Saya biasanya membeli yoghurt dengan rasa mangga. Karena sirup mangga yang digunakan adalah sirup terbaik yang ada di pasaran. begitu juga dengan sirup dengan rasa yang lain seperti leci, jambu, stoberi dan lain-lain.

Melihat ramainya waralaba ini, saya menjadi penasaran dan ingin tahu seberapa jauh usaha ini berjalan dan latar belakang munculnya ide tersebut. Menurut Pradityo Dian Kurnianto, salah satu pendirinya, usaha ini berawal dari tugas mata kuliah Program Usaha Peternakan. Tugas yang digawangi oleh tiga orang mahasiswa Jurusan Peternakan UMM

Salah satu gerai yaaa...yoghurt yang berada di depan kampus III UMM

Salah satu gerai yaaa…yoghurt yang berada di depan kampus III UMM

yaitu M. Yusuf Muzakki, Aris Fahrin Nazil dan Pradityo sendiri mendapat dukungan penuh dari teman-teman dan pihak universitas hingga mendapat modal dan sebesar Rp 2.000.000,-. Dengan modal yang dirasa minim, mereka mulai membuka satu waralaba di bulan februari 2011.

Awalnya mereka ingin menyajikan yoghurt dengan tampilan yang berbeda tetapi harga terjangkau. Akhirnya tercetuslah Yaaa….Yoghurt ini sebagai usaha mereka. Dengan membandrol harga Rp 2000-Rp 4000, mereka tak menyepelekan tentang cita rasa. Meskipun harganya murah, tetapi kualitas tetap menjadi nomor satu. Sebagai pelanggan setia, saya percaya dengan cita rasa yang diberikan oleh waralaba ini.

Agar tidak kehilangan konsumen, pemilik usaha terus berinofasi. Kini, tersedia salad yoghurt. Berbagai buah seperti pepaya, melon, nanas dan stroberi dicampur dengan yoghurt beraneka rasa. Menu baru ini merupakan menu favorit para pembeli termasuk saya. Salad Yoghurt ini hanya dibandrol seharga Rp 3.500,- saja.

Untuk menjaga cita rasa, yoghurt sebagai bahan dasar usaha ini mereka produksi sendiri. Dengan membeli susu segar dari produsen yang terbaik, yoghurt yang dihasilkan pun adalah yoghurt yang berkualitas. “Untuk susu kita pesannya di daerah DAU, produsen susu terbaik di Malang”, tutur Pradityo. Omset yang didapatkan usaha ini tiap bulannya adalah Rp 5.000.000,- untuk satu waralaba. Kini sudah ada tiga waralaba yang tersebar di Kota Malang.  Berarti omset mereka setiap bulan adalah Rp 15.000.000,-. Jumlah pegawainya tidak banyak, hanya tiga orang saja.

Meskipun terlihat mudah, usaha ini bukan tanpa kendala. Ada beberapa kendala yang dihadapi oleh pemiliknya. Salah satunya adlah musim penghujan. Ketika musim penghujan datang pasti tidak banyak pembeli yang datang dan pendapatan bisa turun sampai 30%. “Kalau musim penghujan datang, jaranga da yang beli dan omset bisa turun sampai 30%”, ungkap lelaki asal Malang ini.

Selain rasanya yang enak, pelayanannya pun cukup memuaskan. Penjualnya selalu ramah, murah senyum dan komunikatif. Meskipun terkadangs edikit lambat dalam melayani.

Terkadang keberhasilan itu datangnya tak terduga youngers. Hanya berawal dari tugas kuliah, tiga orang tersebut mampu membangun sebuah usaha yang  bisa dikatakan berhasil. Oleh karena  itu, bagi youngers yang ingin berwirausaha mungkin kisah ini bagus untuk dijadikan refrensi. Selamat berwirausaha. (Fj-399)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s