investigasi / lifestyle

Dukungan Emosional Pasca Aborsi

Memiliki anggota keluarga yang pernah melakukan aborsi tidaklah mudah. Selain merasa malu jika semua orang tahu, berusaha membangkitkan semangat pelaku aborsi itu sendiri bukan perkara sulit. Mereka tidak seharusnya dijauhi atau tidak dianggap anggota lagi, tetapi harus diarahkan ke jalan yang lebih baik.

Reaksi terkejut yang pasti dialami keluarga jika mengetahui ada anggota keluarga yang melakukan aborsi adalah hal yang wajar, tetapi orang tua harus lebih bersikap dewasa agar pelaku tidak berbuat yang lebih buruk seperti bunuh diri. “Orang tua harus lebih dewasa menanggapi persoalan tersebut agar tidak terjadi hal yang lebih buruk lagi seperti bunuh diri,” ungkap Hudaniah, M.si, Psi seorang Psikolog Universitas Muhammadiyah Malang.

“Pertama yang harus dilakukan oleh keluarga adalah membuat pelaku mengakui perbuatannya,” tambah wanita yang akrab dipanggil Ibu Niah ini. “Jika sudah ada pengakuan, baru keluarga melakukan tindakan selanjutnya yaitu mengarahkan ke jalan yang lebih baik seperti jika muslim ia disuruh bertaubat sesuai dengan agamanya, jika yang lain ya bertaubat sesuai dengan ajarannya,” tambah Ibu Niah. Selain itu, pelaku juga harus diberikan kegiatan positif sesuai dengan kemampuannya agar timbul lagi semangat dalam menjalani hidup.

Youngers, dengan terungkapnya tiga kasus aborsi tersebut ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik agar terhindar dari praktek aborsi. Pertama, dalam berhubungan dengan lawan jenis, rasionalisasi harus tetap berjalan terutama youngers wanita. Jadi jangan hanya menggunakan perasaan saja. Kedua, selalu berpikir panjang. Ketika pasangan mengajak untuk berhubungan layaknya suami istri, youngers harus berpikir panjang tentang dampak dan resikonya, terutama untuk youngers wanita. Ketiga, berhati-hati dalam menjalankan sebuah hubungan juga merupakan hal yang penting. Tidak hanya berhati-hati dalam menjaga hubungan agar tetap langgeng, tetapi juga berhati-hati agar terhindar dari seks bebas. (Fj-399)

pergaulan bebas sumber petaka aborsi
kisah pilu aborsi part mawar
kisah pilu aborsi part melati
kisah pilu aborsi part bunga
misoprostol pembunuh janin
obat aborsi dijual bebas apotek pun ada
aborsi bukan tindakan tak beralasan
dampak aborsi menyerang fisik dan psikis

7 thoughts on “Dukungan Emosional Pasca Aborsi

  1. Pingback: Pergaulan Bebas, Sumber Petaka Aborsi | youngslife

  2. Pingback: Obat Aborsi Dijual Bebas, Apotek pun Ada | youngslife

  3. Pingback: Kisah Pilu Aborsi: Part Bunga | youngslife

  4. Pingback: Kisah Pilu Aborsi: Part Mawar | youngslife

  5. Pingback: Kisah Pilu Aborsi: Part Melati | youngslife

  6. Pingback: Aborsi, Bukan Tindakan Tak Beralasan | youngslife

  7. Pingback: Dampak Aborsi, Menyerang Fisik dan Psikis | youngslife

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s