investigasi / lifestyle

Aborsi, Bukan Tindakan Tak Beralasan

Fenomena aborsi yang sekarang ini semakin marak terjadi pada anak-anak muda Kota Malang bukan tanpa sebab. Berbagai macam alasan muncul ketika pertanyaan tentang aborsi dilontarkan pada mereka. Menurut Bunga, ia melakukan aborsi karena saran dari kekasihnya yang belum siap dengan kehadiran bayi tersebut. Selain itu, ia juga mendapatkan ancaman-ancaman dari kekasihnya seperti akan ditinggalkan, bunuh diri dan lain-lain jika tidak menggugurkan kandungannya. Takut dianggap merusak nama baik keluarga juga menjadi alasan memilih membuang anak hasil sek bebas dengan kekasihnya.

Berbeda dengan Bunga, Mawar hanya beralasan takut jika orang tuanya tahu, ia akan diusir dan tidak lagi dianggap anggota keluarga. “Saya lebih memilih aborsi karena mama saya tidak akan segan-segan mengusir saya jika tahu saya hamil diluar nikah gini dan otomatis saya tidak dianggap lagi jadi anggota keluarga,” ungkap Mawar. Ia dan pasangannya juga merasa belum siap untuk berumah tangga di usia dini. Oleh karena itu, aborsi adalah pilihan yang menurut mereka tepat.

“Kalau saya sih memilih aborsi karena memang tidak siap dengan kondisi saya yang hamil di luar nikah, lagian masa depan saya juga masih panjang,” ungkap Melati. Untuk kasus yang satu ini, pelaku memang tidak mendapatkan banyak tekanan, hanya saja ia tetap memaksakan diri untuk aborsi karena ketidaksanggupannya dengan kondisi tersebut.

Alasan-alasan yang diungkap tersebut pada dasarnya hanya pemikiran sesaat karena kepanikan, ketakutan dan emosi saja. “Jika seseorang (yang hamil di luar nikah) panik, takut dan emosi pasti pengambilan keputusan tersebut juga secara emosial dan sesaat saja,” tutur Hudaniah, M.si, Psi seorang Psikolog Universitas Muhammdiyah Malang. Ia juga menambahkan, jika aborsi menjadi pilihan satu-satunya, pasangan tersebut sudah tidak lagi memikirkan resiko yang akan didapatkan nantinya dan yang merasakan kepanikan berlebihan pasti wanita karena identitasnya mudah diketahui daripada laki-laki. “Hal inilah yang pada akhirnya membuat seseorang lebih mengedepankan emosi daripada rasionalisanya,” tambah wanita yang akrab dipanggil Ibu Niah ini.

Pada dasarnya aborsi adalah tindakan yang diawali dengan adanya seks bebas. Banyak sekali alasan mengapa seks bebas itu dilakukan. “Ada tiga hal yang menyebabkan terjadinya seks bebas. Pertama, nilai-nilai pribadinya kurang kuat, yaitu agama dan moral. Kedua, konsep diri yang beranggapan jika sudah remaja harus punya pacar jadi jika sudah memiliki, apapun yang diinginkannya dilayani begitu saja. Ketiga, sifat tidak asertif yang ada pada perempuan yaitu tidak berani menolak hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan,” tutur psikolog yang juga menjabat sebagai Kepala UPT Bimbingan dan Konseling UMM ini.

Apapun alasannya Youngers, aborsi adalah tindakan yang tidak seharusnya dilakukan jika hasil dari seks bebas itu ada. Hal tersebut pada dasarnya sangat merugikan diri sendiri dan orang-orang yang ada disekitar. (Dims-169/Fj-399)

pergaulan bebas sumber petaka aborsi
kisah pilu aborsi part mawar
kisah pilu aborsi part melati
kisah pilu aborsi part bunga
misoprostol pembunuh janin
obat aborsi dijual bebas apotek pun ada
dampak aborsi menyerang fisik dan psikis
dukungan emosional pasca aborsi

7 thoughts on “Aborsi, Bukan Tindakan Tak Beralasan

  1. Pingback: Pergaulan Bebas, Sumber Petaka Aborsi | youngslife

  2. Pingback: Dukungan Emosional Pasca Aborsi | youngslife

  3. Pingback: Obat Aborsi Dijual Bebas, Apotek pun Ada | youngslife

  4. Pingback: Kisah Pilu Aborsi: Part Bunga | youngslife

  5. Pingback: Kisah Pilu Aborsi: Part Mawar | youngslife

  6. Pingback: Kisah Pilu Aborsi: Part Melati | youngslife

  7. Pingback: Dampak Aborsi, Menyerang Fisik dan Psikis | youngslife

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s